Site Overlay

Beli Ponsel Baru, Samsung E1080F

E1080F

Sore ini saya mencari-cari HP (handphone) baru di BEC Mall (Bandung Electronic Centre). HP saya yang lama, Sony Ericsson K750i sepertinya sudah sedikit rusak, sering putus kalo lagi nelpon. Jadi mau tidak mau harus mencari hp baru biar lancar nelpon dan sms.

Awalnya sih saya menargetkan beli telepon genggam yang harganya paling murah. Kisaran harga awal paling 200-300 ribu. Eh ternyata setelah tanya 2 toko di BEC, ternyata ada HP Samsung tipe E1080F yang harganya paling murah, cuma Rp 145.000.

Dulu sih, saya berencana mau beli HP Android, duitnya sudah ada dan tinggal beli. Eh entah kenapa ga jadi beli dan terakhir uangnya habis buat keperluan anak kost.

Sekarang sih setelah dipikir-pikir, ternyata kebutuhan utama saya untuk aktifitas mobile cuma telepon dan SMS saja. Fitur-fitur yang ada pada smartphone bagi saya tidak terlalu penting untuk saat ini.

Google maps misalnya, bahkan saya memakai aplikasi ini di web browser paling cuma 3 kali setahun dan itupun cuma sebentar saja. Untuk browsing di internet, saya lebih suka internetan di laptop. Lagipula saya adalah orang yang sering buka laptop, jadi bisa dipastikan setiap hari bisa mengakses internet tanpa perlu mengakses dari ponsel. Aplikasi 3rd party seperti Twitter dan Facebook for mobile juga bisa dibuka langsung dari browser. Musik tidak terlalu penting karena saya bukanlah orang yang sering mendengar musik dari HP kalau lagi di luar apalagi kalo sambil pasang headset, mungkin ga pernah. Alasannya sih karena saya berpikir orang yang mendengarkan musik sambil dengar headset cenderung mengabaikan lingkungan sekitar. Tapi bukan berarti saya tidak pernah memakai headset lho, pernah tapi cuma di rumah dan di depan laptop saja.

Games? Saya bukanlah orang yang kecanduan main games, jadi ga ada games pun, rasanya biasa-biasa saja. Chatting? Mungkin ini adalah salah satu fitur yang paling banyak dipakai oleh orang-orang, baik itu BBM (Blackberry Messenger) maupun aplikasi Whatsapp pada Android. Namun percayalah, saya mungkin lebih cepat membalas lewat SMS atau telepon daripada jika kalian mencoba mengirimkan lewat aplikasi tersebut 😀

Kalau urusan potret memotret, saya tidak lagi mengandalkan kamera pada ponsel. Hampir setiap hari saya pasti membawa kamera saku yang saya beli setahun yang lalu. Jadi untuk apa membeli HP dengan fitur kamera namun nantinya tidak akan pernah dipakai? Aplikasi foto seperti Instagram juga tidak terlalu menarik perhatian saya. Meskipun hasil fotonya terlihat bagus, namun foto-foto yang saya upload ke internet biasanya berupa gambar plain yang tidak diedit sama sekali. Tujuannya sih kalau foto asli hilang, masih ada cadangannya di internet dan masih bisa diedit kembali tanpa harus menghilangkan efek yang sudah ada.

Kembali ke tujuan awal, ternyata setelah disaring, penggunaan HP yang paling utama buat saya cuma 2: SMS dan telepon. Mungkin fitur radio juga penting, tapi HP saya yang lama sudah punya fitur ini.

Kamera portabel zaman kini, lebih besar.

Meskipun saya membeli HP yang minim fitur, namun bukan berarti saya tidak memimpikan smartphone yang bagus. Untuk saat ini, mungkin fitur-fitur tersebut tidak terlalu saya butuhkan. Tren yang ada pada masyarakat saat ini adalah kecenderungan untuk memakai barang-barang elektronik hanya untuk prestisius semata, namun bagi saya fungsi adalah yang terutama 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.